Advertisement

Responsive Advertisement

PANTAI BUYUTAN PACITAN, MENIKMATI HAMPARAN PASIR PUTIH DAN ANGIN LAUT DI TENGAH HIRUK PIKUK LEBARAN.


 

Meski lahir dan besar di Pacitan serta saat ini aku tinggal di Pacitan, bukan berarti aku sudah mengunjungi semua wisata pantai yang ada di Pacitan. Ini menjadi kunjungan aku pertama kalinya ke Pantai Buyutan.

Waktu libur lebaran ini memanfaatkan waktu berlibur bareng-bareng dengan keluarga, meski tidak bisa semua ikut tetapi tetap menyenangkan.

Perjalanan dari rumah yang kebetulan berada di wilayah Pacitan kota kurang lebih pukul 08.30 wib, berhenti sekali di SPBU Punung untuk mengisi bahan bakar, tidak terlalu lama antriannya kurang lebih sekitar 10 menitan.

Membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih satu jam baru sampai di Pantai Buyutan. Meski libur lebaran tetapi perjalanan sangat lancar, tidak ada titik kemacetan sama sekali, pak sopir juga mengemudikannnya santai dan tidak ugal-ugalan.

kondisi jalan menuju Pantai Buyutan
 
Salah satu ciri khas dari lokasi pantai di Pacitan adalah letaknya, di mana medan jalan menuju lokasi pantai sebagian besar memacu adrenalin, bahkan di media sosial aku pernah membaca tagline "Semakin sulit medan jalannya, maka semakin indah pantainya."dan lagi-lagi aku setuju dengan tagline itu.

Pertama kali melihat Pantai Buyutan setelah turun dari mobil, dibuat terpana dan wowww garis pantainya panjang banget dan karena matahari terlihat cerah membuat air laut jadi terlihat biru bersih ditambah pasir pantainya yang putih, wooh makin luar biasa sekali.

 

 
Pantai Buyutan terletak di desa Widoro Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan, berjarak kurang lebih sekitar 34 km dari pusat Kota Pacitan, membutuhkan waktu kurang lebihnya sekitar satu jam berjalanan dengan kendaraan bermotor. Pantai Buyutan masih berada di satu kecamatan yang sama dengan Pantai Klayar, Pantai Ngiroboyo, wisata susur sungai "Kali Maron", Pantai Banyu Tibo, Pantai Seruni dan tentunya masih banyak pantai yang tersembunyi juga.
 

Letakknya yang lumayan cukup jauh dari pusat kota Pacitan, serta letak geografis Kabupaten Pacitan itu sendiri membuat perjalanan semakin seru, karena bakalan melewati banyak turunan, tanjakan, serta kondisi jalan yang beraneka ragam. Sedikit informasi buat teman-teman yang mau berkunjung ke pantai-pantai di Pacitan yaitu jika pantai tersebut sudah dikelola oleh pemerintah daerah maka dapat dipastikan kondisi jalan menuju lokasi pantai bagus dan sudah beraspal (diadakan perbaikan secara berkala), tetapi jika pantai tersebut masih dikelola oleh pemerintah desa setempat maka akan berpengaruh terhadap infrastruktur yang ada. Tidak semua pantai di Pacitan di kelola oleh pemerintah daerah juga dan ternyata lebih banyak pantai yang dikelola oleh pemerintah desa setempat dibanding pantai yang dikelola oleh pemerintah daerah langsung.

Pantai Buyutan bisa diakses menggunakan kendaraan roda dua, mobil pribadi, mobil travel, atau bus pariwisata. Kondisi jalan sudah cukup baik dan bervariasi, ada beberapa titik yang berlobang dan masih jalan makadam tetapi semua itu tidak akan terasa kalau sudah melihat pemandangan keindahan Pantai Buyutan.

Aku kemarin ke sana berombongan 9 orang dewasa dan 3 anak-anak, kami ke sana menggunakan mobil sewaan. Kendaraan sewaan yang kami gunakan adalah seperti ini :

 

Kendaraan sewaan yang kami gunakan
 
Setelah sampai di Pantai Buyutan, lokasi parkir sangat luas dan nanti bakalan ada petugas parkirnya yang bakalan membantu untuk mengatur. Di loket pembayaran nanti selain membayar biaya masuk juga membayar biaya parkirnya. Untuk biasa masuk orang dewasa adalah per orang sebesar Rp. 10.000,- kalau untuk anak-anak aku kurang tahu, karena waktu aku kesana untuk 3 orang anak yang ikut itu tidak dikenakan tarif (ada nego sedikit dari bapak sopir, terimakasih banyak bapak sopir yang baik), sedangkan biaya parkirnya dikenakan tarif Rp.5.000,-.

Tiket Masuk Ke Pantai Buyutan
 
Aku kira setelah parkir, kita cuma perjalan sebentar bisa langusng melihat pantai, pemandangan dari tebing atas ternyata sudah cukup indah dan membuat kita ingin lebih mendekat, tetapi perjalanan belum berhenti, para pengunjung harus melewati turuna jalan yang cukup curam dan berkelok untuk bisa sampai ke area pantai. Tapi tenang saja untuk kendaraan pribadi baik roda empat atau roda dua jika dirasa mampu dan berani bisa langsung turun, tapi kalau tidak berani dari pihak pengelola menyediakan jasa layanan ojek sepeda motor, di mana satu motor dikenakan tari sebesar Rp, 5.000,-. dan kebetulan untuk kendaraan sewaan yang kami gunakan tidak dizinkan untuk turun, karena memang ada aturannya untuk mobil besar tidak diperbolehkan turun.

Penampakan jalan menuju pantai dari area parkir atas

 

Dari area parkir di atas pemandangan Pantai Buyutan terlihat dengan jelas, garis lepas pantainya tampak begitu jelas, memberi kesan dan penegasan bahwa Pantai Buyutan itu sangat luas dan panjang.

Setelah berhasil mendekat ke lokasi Pantai Buyutan menggunakan ojek, langsung di sambut dengan demburan ombak tiada henti khas pantai selatan, serta hamparan pasir putih sepanjang pantai. Perpaduan pasir putih dan langit yang sangat cerah membuat warna air di Pantai Buyutan tampak biru bersih, semakin menambah keindahan dan nilai keestetikan pantai. 

Pemandangan Indah Pantai Buyutan
 
Meski pada siang itu cuaca sangat panas dan terik sekali, tidak menjadi halangan buat para pengunjung untuk bermain pasir dan bermain air di Pantai Buyutan, mereka tampak bahagia bercanda, bersenda gurau saat ombak berhasil menyapu kaki dan menyentuh pasir pantai di dekat mereka. 

Bermain air pantai di Pantai Buyutan
 
Selain itu, juga banyak pengunjung yang sengaja ke Pantai Buyutan untuk melakukan camping atau bermalam di Pantai Buyutan bersama dengan teman-teman atau keluarga mereka.

Bermain Pasit putih Pantai Buyutan

 
Batu karang besar berbentuk mahkota raja menjadi icon dari Pantai Buyutan, usut punya usut  ternyata menyimpan cerita legenda turun temurun, konon katanya batu karang itu adalah mahkota Dewa Narada yang jatuh. Benar atau tidaknya biarkan alam menyimpan rahasianya sendiri tanpa kita perlu tahu, cukup buat kita menikmati keindahan alam dan menjaganya untuk tetap lestari. 
 
Landmark atau icon Pantai Buyutan Pacitan

Ada lima batu karang yang kokoh yang setia berteman dengan ombak Pantai Selatan, yang menambah keindahan Pantai Buyutan itu sendiri, ternyata mereka juga punya nama, kelima batu karang ini di beri nama yaitu ; Watu Narada , batu karang raksasa berbentuk mahkota raja, batu karang ini yang menjadi icon dari Pantai Buyutan. Dan keempat batu karang lainnya antara lain Watu Bale, Watu Pasar, Watu Kenong, Watu Kerun. Dan aku secara pribadi belum tahu pasti ke-empat batu karang dengan nama-nama di atas yang mana saja, berdasarkan info dari internet aku hanya bisa mengira-mengira sendiri ini yang namanya Watu Bale, Watu Pasar dsb, sehingga aku belum bisa post disini karena kebenaran masih sangat diragukan.

Hamparan pasir putih yang bersih membentang di sepanjang pantai, di tambah air laut yang sangat biru dan garis lepas pantai yang panjang. Suasana di Pantai Buyutan ini cocok untuk healing / refreshing, tenang damai dan tidak berisik. Meski ada banyak pengunjung perasaan tenang dan berisiknya itu dapat banget menurut aku. 

Area camping
 
Ada kejadian mengejutkan, kurang lebih sekitar pukul 12.00 wib, waktu itu kita siap siap dan berencana untuk mengunjungi Pantai Ngiroboyo, tiba-tiba air laut pasang, dan mengalir sampai ke bawah jembatan. Jarak kami duduk dari Pantai memang tidak terlalu jauh. Sepertinya memang sudah biasa, karena jalurnya sudah kebentuk dan sama sekali tidak membuat pengunjung heboh dan tidak menyentuh area camping. Waktu itu aku dan keluarga agak heboh sedikit, tapi melihat pengunjung yang melakukan camping tampak biasa saja jadi kami ikutan tenang juga.

 

Fasilitas umum di sebuah tempat wisata juga menjadi salah satu faktor penarik para wisatawan untuk datang ke tempat wisata tersebut. Begitu juga dengan fasilitas yang disediakan oleh pihak pengelola Pantai Buyutan, meski masih dikelola oleh pemerintah desa bukan berarti minim fasilitas.

Inilah beberapa fasilitas umum yang ada di Pantai Buyutan ;

  • Toilet Umum, ada beberapa titik toilet umum yang ada di Pantai Buyutan. Ada biaya yang ditetap yaitu buang air kecil sebesar Rp. 2.000,- sedangkan buang air besar dikenakan biaya Rp. 3.000,- dan untuk mandi biayanya adalah Rp. 5.000,-.
  • Warung makan, jalan -jalan tanpa jajan itu tidak mungkin, dan ini dipahami oleh pihak pengelola dengan baik, maka terdapat banyak warung yang berjejer di Pantai Buyutan, dengan menu khas pantai pada umumnya yaitu es kelapa dan pop mie, tapi tidak hanya itu ada variasi menu makanan atau minuman yang lainnya. 

 

deretan warung makan di Pantai Buyutan

  • Area camping, di Pantai Buyutan ada area khusus yang disediakan untuk para pengunjung yang ingin camping di Pantai Buyutan, mendirikan tenda dan bermalam di pantai.

 

area camping di Pantai Buyutan

  • Area Parkir ; baik area parkir di atas atau di dekat pantai sangat luas jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan masalah parkirnya.
  • Mushola, buat para pengunjung muslim tidak perlu khawatir meninggalkan shalat, karena di Pantai Buyutan sudah ada musholanya.
  • Ojek Pantai, ojek pantai ini adalah warga lokal setempat, mereka membantu para pengunjung untuk turun atau naik dari area parkir yang ada di atas menuju ke pantai. Dari area parkir atas menuju ke pantai letaknya jauh dan medannya yang curam dan berliku. Satu kali naik ojek di kenakan biaya Rp. 5.000,- jadi pulang pergi kena biaya ojek Rp. 10.000,- per orang.

 

Beberapa tips saat berwisata ke Pantai Buyutan di Pacitan  

  • Mengingat kondisi geografis Pacitan yang berbukit, pastikan kendaraan yang anda gunakan dalam kondisi prima.
  • Jangan fokus kepada google maps, jika di rasa ada kejanggalan atau hilang sinyal lebih baik turun dari kendaraan dan tanyakan kepada penduduk setempat untuk lebih detail. Tenang saja warga Pacitan pasti akan membantu dan mengarahkan ke arah yang lebih jelas.
  • Jangan lupa untuk memakai pelindung, baik sunscreen untuk menangkal sinar matahari, kacamata, topi dsb. Karena daerah pesisir pantai cenderung panas dan kering serta jangan lupa bawa air mineral. Dan memakai alas kaki yang nyaman dan gunakan outfit yang nyaman.
  • Waktu terbaik berkunjung ke Pantai Buyutan adalah pagi hari atau sore hari, karena cuacanya sejuk dan tidak panas, sehingga bisa berlama-lama di pantai, tapi kalau jodohnya dengan Pantai Buyutan siang hari yaaa gassss aja kita nikmati pemandangan indah yang ditawarkan oleh Pantai Buyutan.
jangan lupa selfie di Pantai Buyutan

Setelah puas bermain pasir dan bermain air di Pantai Buyutan, kami segera bergegas untuk menuju pantai selanjutnya yaitu PANTAI NGIROBOYO. Sampai ketemu di postingan selanjutnya tentang Pantai Ngiroboyo.

 


Posting Komentar

0 Komentar