Beberapa hari belakangan ini di aplikasi tiktok aku selalu fyp akun "Omben Geden Pacitan", konten yang menceritakan keseharian dari pemilik alias owner dari Omben Geden Pacitan, yang bercerita tentang suka duka, bahagia dan keseruan jualan es pisang ijo dan es candil di bawah nama Omben Geden Pacitan.
Ternyata jauh sebelum fyp di media sosial, di tahun 2023 atau 2024 aku sudah kepo dengan nama Omben Geden Pacitan. Namanya cukup unik, mungkin jualan es campur atau sejenisnya dengan variasi yang bermacam-macam, itu ekspektasi aku pertama kali dengan nama Omben Geden Pacitan, tapi belum pernah mendapat kesemapatan untuk mencobanya, karena setiap kali lewat jalan di mana Omben Geden Pacitan jualan, itu selalu tutup, entah mungkin jam nya yang belum buka atau memang pas kebetulan libur. Karena terlalu sering mendapati lapaknya tutup keinginan untuk mencoba itu lama-lama pudar dengan sendirinya.
Di akhir tahun 2025 kemarin, keinginan untuk mencoba kembali itu bergejolak, setelah melihat akun media sosial "Omben Geden Pacitan" dan aku memtuskan untuk mencobanya. Dan rasa penasaran itu akhirnya terkabulkan, setelah menghabiskan satu porsi tanpa sisa aku berkata "Baiklah next time kita repeat order lagi."
Ternyata dugaan aku salah, Omben Geden Pacitan tidak jualan es campur melainkan jualan es pisang ijo dan es bubur candil. Termasuk langka di tengah gempuran es teh, kopi dan minuman viral lainnya, Omben Geden Pacitan membawa menu yang tidak hanya menyegarkan tenggorokan di terik panasnya Pacitan tetapi juga memberikan rasa kenyang di perut.
Di Mana Letak Omben Geden Pacitan
Masih di wilayah kota Pacitan tepatnya di pusat kota Pacitan, hanya berjarak tidak lebih dari 1 km dari titik 0 km Pacitan, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, tidak jauh dari Kantor PLN Pacitan. Kalau dari arah Alun-Alun Pacitan Omben Geden Pacitan terletak di jalur sebelah kiri.
Buka setiap hari kecuali hari Minggu dari pukul 09.00 WIB sampai jam 16.00 ( sampai habis). Untuk lebih pastinya silahkan cek di akun instagram Omben Geden Pacitan, update info terbaru selalu di post di akun instagram tersebut.
Mau di bawa pulang atau makan di tempat? dua-duanya bisa karena dikemas dalam wadah thwinwall, jika di makan di rumah insha allah kemasan aman, no drama tumpah atau bercampur jadi satu.
Mau makan di tempat juga bisa, karena di sediakan tempat duduk juga. Kalau makan langsung ditempat kalian akan mendapatkan bonus pemandangan indah dan angin semilir di tepi sawah, karena memang kebetulan letak Omben Geden Pacitan ini meskipun di tengah pusat kota Pacitan tapi dekat dengan area perswahan juga, selain itu juga bisa ngobrol seru dengan penjualnya, penjualnya ramah, lucu, asyik dan menyenangkan. Gak percaya? coba saja beli di Omben Geden kalau ingin membuktikannya.
Review Singkat Ala VaaRida Punya Tentang Omben Geden Pacitan
Ada empat menu yang ditawarkan oleh Omben Geden Pacitan, empat menu itu antara lain ;
- Bubur komplit , yang berisi pisang ijo, candil ubi, bubur sumsum, mutiara, agar hijau.
- Pisang Ijo Besar, berisi pisang ijo, bubur sumsum, mutiara dan agar hijau.
- Pisang Ijo kecil, berisi pisang ijo, bubur sumsum, mutiara.
- Bubur candil ubi, berisi candil ubi, bubur sumsum, sumsum ijo, mutiara.
Bebas pilih toping alias free, pilihan topingnya ada keju parut, meses, kacang cacah.
Sedangkan untuk kuahnya kita bisa memilih antara kuah gula jawa santan atau sirup susu dan tenang ada es nya juga kok.
Lalu bagaimana harganya?
![]() |
| Daftar menu dan harga Omben Geden Pacitan |
Wadah thinwall yang dipakai menggunakan thiwnaal ukuran 500 ml, kecuali untuk menu pisang ijo kecil.
![]() |
| Lapak Omben Geden Pacitan |
Penyajian Dalam Wadah Thinwall
Penyajiannya dalam wadah thinwal sangat rapi, meski dalam satu wadah ada beberapa isian cara penyajiannya tertata sehingga bisa meminimalisir isian menjadi tercampur, sedangkan untuk kuahnya sudah di bungkus plastik sendiri. Jadi sangat aman dan bisa lebih tahan lama.
Selain free toping dan free es batu, nanti juga diberikan free sendok. Sehingga memberi kemudahan saat kita ingin memakannya.
Citra Rasa Pisang Ijo dan Candil Ubi.
![]() |
| OMBEN GEDEN PACITAN |
Yang membuat beda dari yang lain dan menjadi keunggulan dari Omben Geden Pacitan menurut aku ada di pisang ijo dan candil ubi nya. Tidak sembarang pisang digunakan untuk membuat pisang ijo, berdasarkan informasi dari penjualnya untuk membuat pisang ijo ia selalu menggunakan pisang raja. Kenapa menggunakan pisang raja?
Sedangkan untuk candil ubi, awalnya mengingatkan aku kepada jenang grendul (kalau di kota lain aku kurang tahu penyebutannya apa), karena bentuknya yang bulat dan kenyal. Kalau pas beruntung dapat candil ubi ungu, tampilan satu porsi omben geden semakin terlihat cantik dan menggugah selera, kombinasi warnanya menjadi semakin indah di pandang mata.
Tekstur pisang ijonya lembut, potongan pisang ijo dalam satu porsi juga pas tidak terlalu besar atau terlalu kecil, sedangkan untuk candil ubinya teksturnya agak kenyal tapi tetap mudah di kunyah, ukurannya yang pas sehingga bisa langsung di hap dalam satu suapan.
Bubur sumsumnya juga lembut, selayaknya bubur sumsum yang lembut, tapi yang aku suka dari bubur sumsum di Omben Geden Pacitan itu bubur sumsumnya 'kalis" tidak meninggalkan bekas di mulut, meskipun sudah dicampur dengan isian lainnya si sumsum ini tetap terlihat utuh.
Untuk agar-agar hijaunya, tekstur tidak terlalu lunak dan tidak terlalu keras, kombinasi air dan agar-agar hijaunya sangat pas sehingga membuat tekstur agar-agar tidak terlalu lembek dan tidak terlalu keras juga.
Lalu ada bubur mutiara, si warna pink dengan tampilan imut-imut semakin menambah citra rasa Omben Geden Pacitan semakin sempurna.
Rekomendasi Menu Favorit di Omben Geden Pacitan
Dari empat pilihan menu yang aku sebutkan di atas, untuk kalian yang baru mencoba aku sarankan untuk memilih menu bubur komplit, memang sedikit lebih mahal dibanding tiga menu lainnya, tapi sebanding karena kita akan mendapatkan bubur candil dan pisag ijo dalam satu menu. Seperti apa yang aku sampaikan di atas bahwa menurut aku ciri khas dari Omben Geden itu ada di pisang ijo dan bubur candilnya, jadi kalau bisa mendapatkan dua sekaligus kenapa harus pilih salah satu.
Dan untuk kuahnya, aku pernah mencoba baik yang sirup dengan susu ataupun santan dengan gula jawa. Dari dua pilihan menu kuah di Omben Geden tersebut menurut aku yang paling nikmat dan mantap adalah santan dan gula jawanya. Aku rekomendasikan kalian memilih yang santan dan gula jawa, tapi kembali ke selera maasing-masing. Perbaduan antara manisnya sirup dan gurihnya santan membuat rasa semakin kuat dan enak.
Kalau kalian memilih santan dan gula jawa feel dari rasa tempo dulunya dapat banget sebenarnya, karena rata-rata yang biasanya menggunakan gula jawa itu adalah makanan tempo dulu bukan, jadi seperti flash back mengenang cerita zaman dahulu. Dan manisnya gula jawa itu berbeda dengan manisnya sirup. Gurihnya santan tentu berbeda dengan rasa dari susu.
Apakah sudah bisa pesan lewat aplikasi online food?
Di Pacitan untuk saat ini sudah ada ojek online khusus pesanan makanan yaitu grab food dan shoppe food, tapi untuk Omben Geden Pacitan sendiri kemungkinan untuk saat ini masih belum bisa, semoga di lain waktu Omben Geden Pacitan bisa melakukan pemesanan melalui Online.
Jadi buat teman-teman yang sedang berada di Pacitan baik warga lokal asli Pacitan ataupun teman-teman yang sedang melalukan perjalanan wisata di Pacitan silahkan mampir di Omben Geden Pacitan, di jamin tidak bakalan rugi.
Sampai ketemu di postingan aku selanjutnya. Next kita bahas apalagi ya? kuliner atau jalan-jalan? tulis di kolom komentar.







0 Komentar
Terimakasih sudah berkunjung dan meninggalkan jejak. j